MEMIMPIN ADALAH MELAWAN!

Keberanian (courage) adalah salah satu kompetensi kepemimpinan yang paling sering dan paling lama dibahas. Sejak zaman Aristoteles mengungkapkan bahwa “Keberanian adalah kebajikan yang pertama dan utama yang membuat kebajikan lainnya dimungkinkan…”
Tanpa keberanian memang tidak akan ada kepemimpinan. Karena sejatinya menjadi pemimpin adalah mengambil resiko yang orang lain hindari, mengambil jalan yang orang lain tidak lewati, dan melakukan sesuatu di luar kebiasaan dan kewajaran bukan hanya untuk dirinya sendiri.
Apa namanya kalo bukan keberanian yang menjadi modal pertama dan utama?

Anak muda difabel berkursi roda, hilang kedua kakinya, dengan gagah berani maju melawan serdadu bersenjata lengkap yang menyerbu kampung dan tanah kelahirannya, hanya dengan melempari batu. 

Dia yang bahkan tidak mampu menggerakan sendiri kursi rodanya itu akhirnya gugur setelah kepalanya di tembus peluru panas para serdadu. Ketika malaikat maut menjemputnya dari medan pertempuran tak seimbang itu, kedua tangannya tetap berusaha mengibarkan bendera Palestina, tanah air yang dibelanya sampai titik darah penghabisan.

Nama anak muda itu  Ibrahim Abu Thuraya.  Video tentang keberanian anak muda ini kadung menjadi viral beberapa waktu lalu, di tengah kembali panasnya isu Palestina – Israel.

                                                                                   *********

Kalimat yang menjadi judul dari tulisan ini sejatinya dipopulerkan diantaranya oleh Handry Satriago, sang CEO General Electric Indonesia yang juga seorang difabel berkursi roda.  Handry menemukan bahwa kualitas yang mengantarkan dia pada pencapaian karirnya di dunia ini adalah karena “perlawanannya” terhadap diri sendiri. Utamanya terhadap ketakutannya sebagai seorang yang tak sempurna secara fisik. Continue reading “MEMIMPIN ADALAH MELAWAN!”