RAS YANG HIDUP DENGAN SENSASI

Sewaktu sakit kemarin, kaya ada yang berbeda waktu saya melihat cermin. Tampang yang kuyu dan kumis dan jenggot yang awut-awutan membuat saya terlihat menyedihkan.

Bukan cuma menyedihkan, saya juga melihat makhluk yang rapuh disana. Kemudian saya lihat tangan dan anggota tubuh lain yang sering kita banggakan ini, sama saja, terlihat rapuh di mata saya waktu itu.

Padahal katanya, saya, anda, kita semua ras manusia, diciptakan sesempurna-sempurnanya penciptaan.

Iya sempurna, tapi rapuh.

Continue reading “RAS YANG HIDUP DENGAN SENSASI”

RESILIENSI: MERANGGAS DAN TERUS TUMBUH

Salah satu aktivitas new normal pagi hari saya di saat-saat krisis sepert ini adalah menelpon teman-teman lama, saudara atau guru-guru kehidupan saya. Sekedar bertanya bagaimana kabar mereka dan ngobrol ngalor ngilur ngga jelas.

Keliatan saya orang yang sangat peduli terhadap orang lain? Ngga juga. Itu salah satu cara saya mengatasi rasa gelisah dan stress yang kini kian menjangkiti banyak orang.

Hari-hari ini kita dituntut untuk makin resilient menghadapi ketidakjelasan akibat wabah covid ini. Resilient ini terjemahannya kira-kira makin kuat, tabah, tidak gampang menyerah, sekaligus elastis untuk siap melenting lagi.

Continue reading “RESILIENSI: MERANGGAS DAN TERUS TUMBUH”

NEW NORMAL ALA SAM BERNS

“Hidup saya sangat Bahagia”, katanya.

Perkenalkan ini Sam Berns. Usianya kala itu 17 tahun, tapi penampilannya seperti kakek 71 tahun. Tingginya tak lebih dari seorang bocah kelas 2 atau 3 SD dengan berat sekitar 20-an Kg.

Jelas sekali dia memang tidak normal secara fisik.

Selain tinggi dan berat badannya tidak normal, wajahnya sangat tirus, penuh kerut, tak beralis dan berbulu mata, berahang kecil. Sepintas dia seperti makhluk ruang angkasa dalam film ET (Extra Terestrial).

Dia adalah satu dari 250 orang penderita Progeria di dunia. Penyakit kelainan sel tubuh yang membuat penderitanya akan mengalami penuaan fisik secara cepat tanpa bisa dicegah. Ini penyakit amat sangat langka dan belum ada obatnya. Menghinggapi 1 dari 4 juta bayi yang lahir setiap tahunnya.

Rata-rata mereka yang mengidap penyakit ini akan meninggal pada usia kurang lebih 13 tahun. Tapi Sam tidak.

Fisik Sam yang seperti orang tua ringkih dengan nafas tersengal-sengal itu tidak menghalangi jiwa anak mudanya yang baru berusia belasan tahun. Selalu ceria. Orang-orang yang melihatnya alih-alih kasihan malah berdecak kagum dan malu pada diri sendiri. Continue reading “NEW NORMAL ALA SAM BERNS”

HIDUP SETELAH CORONA

Ketika bagian dunia lain masih “gelap” dan mencekam dengan perang melawan covid-19, China dan Korea (pelan-pelan) sudah mulai berani menyambut cahaya dan melanjutkan hidup paska cengkeraman sang virus.

Orang-orang sudah mulai berani jalan-jalan, kantor, sekolah, pasar dan pusat keramaian sudah mulai dibuka dan orang sudah diijinkan bepergian jauh. Pelan-pelan terang mulai datang.

Pertanyaan menarik, bagaimana mereka melihat dunia mereka setelah itu? Apakah mereka keluar dari peperangan ini dengan cara pandang lama sebelum era virus? Atau sudah dengan cara pandang yang sepenuhnya baru? Continue reading “HIDUP SETELAH CORONA”

WIBAWA DAN KHARISMA

Minggu lalu saya dibuat kaget oleh seorang teman. Ketika memperkenalkan saya di depan audiens sebelum saya tampil bicara, dia menyebut saya memiliki “kharisma” sebagai seorang pembicara.

Jelas teman ini sedang tidak bercanda, karena bukan tipenye bercanda tidak perlu di depan banyak orang. Dan bukan sedang menyenangkan hati saya, karena kami berteman sejak lama dan selalu apa adanya satu sama lain.

Sebagai seorang yang meminati topik kepemimpinan, lama saya memikirkan tentang kata “kharisma” ini dan mencoba mencari tahu apa dan bagaimana bentuknya. Karena dalam konteks budaya tradisional Indonesia, kata ini lebih sering disematkan dengan kepemimpinan. Artinya sangat penting dan sangat dekat kekerabatannya dengan kepemimpinan.

Berbeda misalnya dengan kultur barat, yang lebih sering mengasosiasikan kepemimpinan dengan “keberanian”, “visi”, “role model” dan sejenisnya.

Tiga terakhir itu gampang di definiskan. Karena berkaitan dengan karakter atau kompetensi yang sudah makin terang dan gamblang definisinya saat ini.

Kharisma ini misterius. Continue reading “WIBAWA DAN KHARISMA”