CINTA, KELUARGA DAN THE GODFATHER

Kasus penelantaran anak oleh sepasang suami istri di Cibubur mengingatkan saya pada sekuel film The Godfather. Salah satu film legendaris karya sutradara kontroversial Hollywood, Francis Ford Coppola, yang diangkat dari novel laris karya Mario Puzo berjudul sama.

Kalau banyak perempuan termehek-mehek dengan film romantis semodel Titanic atau Kuch Kuch Hota Hai (atau mungkin sekarang film-film pop Korea), maka belum ada film yang dapat membuat kaum lelaki termehek-mehek melebihi The Godfther I, II, III.

Film ini tentang kuasa, harta dan –tentu saja—wanita. Tema yang sangat lelaki. Di dalamnya ada cerita tentang pengkhianatan versus kesetiaan, dendam melawan kasih sayang, idealisme dan keserakahan, dengan bumbu dar-der-dor ala kaum mafia Amerika keturunan Italia di awal abad 20. Continue reading “CINTA, KELUARGA DAN THE GODFATHER”