CERITA KECIL DI KOLAM KECIL

Saat liburan kemarin saya menghabiskan waktu diantaranya dengan memancing.  Aktivitas yang entah sudah berapa puluh tahun tidak pernah lagi saya lakukan.  Kebetulan di sekitar kampung istri saya banyak terdapat kolam-kolam ikan peliharaan penduduk. 

Yang menjadi nilai lebihnya adalah saya memancing dengan ditemani panorama khas lukisan alam –yang pada masanya—banyak di gantung disekolah-sekolah dan rumah-rumah zaman dulu; bukit dan gunung disekeliling, kemudian hamparan sawah menguning serta gemericik air sungai.  Berada di tempat seperti itu, otak saya kosong dari sebuah konsep ruwet bernama Ibu Kota beserta segenap persoalannya.

Apalagi ketika ditengah-tengah asyiknya mancing, kami disuguhi penganan oleh si empunya kolam yang sepertinya kok pas dengan lanskap semacam itu; kacang dan ubi rebus serta kelapa muda yang diambil langsung dari pohon di sisi-sisi kolam. Aihh…siapa peduli Ibukota mau dipindah atau tidak?

Aktivitasnya memancingnya sendiri mengasyikan. Continue reading “CERITA KECIL DI KOLAM KECIL”