KOMPETENSI

Beberapa hari setelah lebaran, ceritanya saya diminta untuk menjadi tim penguji (bahasa kerennya panelis) untuk calon-calon pimpinan sebuah kampus swasta di Tangerang. Pekerjaannya mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menguji visi, gagasan dan track-record mereka sebagai akademisi dan calon pimpinan (wakil rektor, dekan dan direktur program pasca sarjana) di sebuah kampus yang sedang berkembang pesat itu.

Meski seorang pengajar, saya bukan akademisi yang hidup di kampus. Saya pernah jadi akademisi di awal karir saya dahulu di almamater saya. Tapi pekerjaan itu sudah lama saya tinggalkan. Sesekali datang ke kampus sebagai pengajar tamu atau sekedar ngobrol-ngobrol berbagi inspirasi dengan mahasiswa dan dosen.

Sempet bertanya-tanya juga kenapa mereka meminta saya? Bukannya banyak para akademisi kawakan dengan titel-titel mentereng yang tentu lebih layak menguji para doktor-doktor itu? Ya, para kandidat yang saya uji itu rata-rata berpendidikan doktor (S-3), dari dalam dan luar negeri.

Anda tahu berapa lama mereka sekolah untuk sampe dapat gelar itu setelah tamat SMA? Kadang sama dengan masa jabatan Presiden 2 periode. Satu dasawarsa alias 10 tahun!

Continue reading “KOMPETENSI”